Postingan

Endorphin

Gambar
Saya pergi ke Kopenhagen dengan sebuah ketidaksengajaan. Karena bos saya meminta tukar dengan dinas saya ke Tokyo. I prefer go to Tokyo than Europe.

Disaat itu suasana hati saya sedang kacau. Ada sesuatu yang membuat saya selalu kesal, moody, gloomy dan bersedih. Sesuatu yang menyebalkan terjadi beruntun dan membuat saya kesal. Pergi ke Tokyo mungkin bisa mengobati kekesalan saya karena Jepang tidak pernah gagal membuat saya bahagia.

Tapi si Bos menyuruh saya ke Kopenhagen. Saya melihat peta dunia dan menemukan bahwa letaknya berdekatan dengan Swedia. Saya mengiyakan tawaran Bos saya.

Ke Swedia saya memang memiliki agenda tersendiri yaitu bertemu teman yang sudah lama saya tidak bertemu, pergi ke tempat baru dan melihat suasana tempat saya ingin melanjutkan studi saya. Stockholm.

Perbedaan waktu enam jam, perjalanan panjang, jauh dari rumah, pergi ke tempat baru, bertemu teman yang sudah lama tidak ditemui, dingin dan pengalaman baru membuat sesuatu yang saya cari, kembali. Endorphin…

2017 Highlight

Gambar
Happy New Year!!!

To celebrating this new year, I would resume my 2017.

January
Went to South Korea for 7 days, experienced my first snow and missed employee gathering. Got rejection news for my internal assessment requirement to took master degree.

February
Flew to the other side of the globe for 2 consecutive in February. In 2016, I went to US and for 2017, I visited Canada and got my first ultra long hour from Toronto to Hongkong that took 15+ hours in the air. After 1 month I declared that I hate snow.

March
Gave up for my master degree and my scholarship due to one reason to another and lost my fighting spirit.

April
Let someone go and went back to the normal Tisha, not afraid to went somewhere or did something alone.

May
After a hard April and faced the reality, Me and my sister flew to Osaka after got 90% discount of miles redemption by Garuda Indonesia in 2016. For the first time, I experienced fasting for 16 hours and yeah it's really hard.

June, July,August
Another rejection …

Kim Myung Soo Fan Meeting

Gambar
Ini adalah kali pertama saya ikutan Fan Meeting selama saya berkecimpung dalam dunia perfangirlan yang timbul tenggelam. Berawal dari dipanasin salah satu temen gara-gara saya galau mau ikutan fan meeting Kim Myung Soo aka L infinite akhirnya saya beli tiketnya.
Perjuangannya ga mudah. Agak drama juga pas beli tiket. Tadinya mau ngambil kategori pertama yang dapet foto bareng sama hi-touch. Akhirnya karena susah banget dapet tiket CAT 1, malah beli CAT 2 yang dapet hi-touch aja.
Pas mau beli tiket, pas banget perjalanan balik dari Santan ke Samarinda. Udah was-was aja, takutnya pas dibuka pas diriku lagi di perjalanan. Untungnya ternyata pas istirahat di Samarinda dan sinyal kenceng. Sempet download aplikasi sistik dengan harapan lebih cepat ternyat malah via web yang lebih cepet loadingnya.
Setelah mengamankan tiket FM, akhirnya browsing transportasi kesana. Langsung menghubungi travel agent langganan : Kimi Exploria yang alhamdulillah mau direpotin (untung yang punya masih temen s…

Toko Asik di Jepang

Gue suka banget ke Jepang apalagi toko-tokonya. Menurut gue toko di Jepang itu asik banget. Barang-barangnya lucu, multifungsi, dan unik.Tapi gue punya toko-toko yang menurut gue asik banget buat didatangani.1. Tokyu Hands
Tokyu hands ini bisa dibilang toko serba ada. Ada stationery, ada peralatan rumah tangga, ada tas, sampai denga  emergency section. Nah bagi pecinta stationery, tokyu hands ini bagaikan surga. Apalagi jepang dikenal sebagai pembuat stationery terlucu di dunia. Tapi menurut gue harganya masih mahal untuk ukuran stationery.2. Daisho
Ketika kebanyakan barang lucu di Jepang berkisar JPY 300 ke atas ada alternatif barang murah dan lucu. Daiso adalah salah satu toko serba JPY 100. Ga semua sih, tapi barang-barang disana dijual engga lebih dari JPY 200. Disana dapat ditemukan berbagai macam alat rumah tangga unik multifungsi, wadah-wadah penyimpanan, dan oleh-oleh khas Jepang semacam kipas, tenugui, pouch Jepang, dan lain sebagainya seharga JPY 100 saja. Sebenernya di Indo…

Memori

Memory is the best thing that human ever have.

Kebayang ga elo hidup tanpa memiliki memori. Kaya cewek yang ada di film 50 First Date yang ketika dia bangun, dia gak ingat kejadian hari kemarin, orang yang ditemuinya kemarin, dan apa yang dilakukannya kemarin. Ibaratnya, otak lo mereset sendiri setiap jam 00.00.

Manusia diciptakan dengan salah satu organ yang menurut gue paling sexy, paling rumit, paling brillian, sekaligus paling mematikan. Namanya Otak. Otak manusia jelas berbeda dengan otak mamalia lain yang gue gak ngerti sih secara struktur gimana (karena nilai Biologi gue paling jelek pas SMA), tapi jelas paling sempurna diantara makhluk yang punya otak lainnya. Dia bisa berfikir, menerima rangsangan, menyimpan memori dan memanggilnya kembali.

Memori yang disimpan bermacam-macam, baik yang penting atau tidak penting, yang menyenangkan maupun yang menyedihkan. Kalau kata Sherlock Holmes, otak kita bagaikan gudang. Ada banyak barang yang kita simpan disana. Tapi karena tempatnya t…

Seoul [Day 6] : World Cup Park, Yuido Park

Hari keenam aka hari terakhir kami di Seoul. Rasanya pengen extend tapi apa daya cuti ga bisa di extend.

Pagi ini saya melihat prakiraan cuaca yang katanya si bakal salju. Ah tapi kemarin juga prakiraannya seperti itu. Dan pas saya keluar penginapan jam 11 siang, kami disambut salju doong yang baru turun dengan indahnya. Jadilah kami makhluk tropis katrok melihat salju yang seumur-umur kami lihat cuma di TV. Baru juga di depan penginapan, kami udah foto-foto sambil kya kyaa hujan salju (yang nantinya kedua kalinya menjadi biasa aja malah "meh, salju lagi oh no pleaseee!!!)

Kami pergi ke World Cup Park yang jaraknya cuma satu stasiun dari Hongdae. Disana ada apa? ga ada apa-apa cuma ada stadion doang!! hahaha, alhasil kami main salju yang masih lumayan ada sebelum mencair.

Puas main dan foto-foto sama salju, kami pergi ke tempat yang adek saya pengen kunjungi, Yuido Park yang terletak di seberang sungai han. Ada apa di sana? ada tulisan I Seoul U, tagline pariwisata Korea Selatan …

Canada : Drama Vancouver International Airport

Sebelum jalan ke Winnipeg, Kanada, saya mampir transit di Vancouver yang letaknya di sebelah barat negara Kanada.

Bukan Tisha namanya kalau nggak clumsy dan ceroboh. Kami serombongan baru masuk ke domestic gate sejam sebelum boarding ke Winnipeg. Sebelum itu, harus melewati antrian panjang security check. Karena saya insecure karena pas di Tulsa, US, jarum pentul aja kedetect metal (luar biasa emang detektornya) maka saya agak rebet nyopot-nyopot pentul, ngeluarin laptop. dan naruh-naruh barang di keranjang.
Setelah selesai security check personal, tinggal nunggu barang-barang yang proses pengecekannya agak lama. Setelah ditunggu beberapa saat, barang saya keluar dari mesin xray. Biasalah kemudian dirapi-rapiin lagi, dimasuk-masukin dan entah kenapa tangan saya licin atau gimana handphone saya jatuh.
Jatuh tepat di celah tempat ambil barang yang kok ndilalah celah itu pas banget dengan ketebalan handphone saya. Akhirnya saya minta tolong avsecnya yang kemudian si avsec minta tolong ke…